Langsung ke konten utama

Unggulan

Apa Hak Korban dalam Kasus Penipuan? Tinjauan Hukum dan Perlindungan yang Tersedia

Photo by [ Tara Winstead ] via Pexels Kasus penipuan, baik yang terjadi secara konvensional maupun melalui media digital, merupakan salah satu bentuk tindak pidana yang masih sering terjadi dalam masyarakat. Dampaknya tidak hanya terbatas pada kerugian materiil, tetapi juga dapat menimbulkan tekanan psikologis serta menurunnya rasa kepercayaan dalam interaksi sosial maupun ekonomi. Dalam konteks ini, penting untuk memahami bahwa korban penipuan tidak berada dalam posisi pasif semata, melainkan memiliki sejumlah hak yang dilindungi oleh hukum. Tulisan ini bertujuan untuk menguraikan secara komprehensif mengenai hak-hak korban dalam kasus penipuan, dengan pendekatan akademik yang tetap komunikatif, serta disertai dengan dasar hukum yang relevan dalam sistem hukum Indonesia.   1. Kedudukan Korban dalam Perspektif Hukum Pidana Dalam hukum pidana klasik, fokus utama sering kali terletak pada pelaku ( offender oriented ), sementara korban cenderung berada pada posisi marginal. Namun, per...

Transformasi Pelayanan Publik dengan Inovasi Daerah



Inovasi daerah sangat berbeda dengan inovasi Perorangan. Jika inovasi daerah berupa pembaharuan atau terobosan yang mempermudah pemerintah daerah dalam melakukan tugasnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yakni peningkatan efisiensi, efekifitas, kualitas dan berdampak positif pada pembangunan daerah. Hal ini sesuai dengan ketentuan yang terdapat dalam  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

Inovasi daerah dapat dilihat dengan adanya peningkatkan pelayanan daerah lebih cepat, lebih mudah, murah dan berkualitas, serta meningkatkan daya saing daerah melalui teknologi kebijakan dan menajemen daerah yang baik, sehingga dapat menarik minat, baik itu turis dan lainnya serta mempercepat tercapaian kesejahteraan masyarakat, dengan memiliki terobosan di bidang ekonomi sosial dan lingkungan yang saling membahu. 

Bedasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah bentuk Penyelenggaraan inovasi daerah terbagi 3 yakni : 

1. Inovasi tata kelola pemerintahan daerah, contohnya sistem perizinan online, e-budgeting.

2. Inovasi pelayanan publik, contohnya aplikasi kesehatan, pelayanan administrasi keliling.

3. Inovasi daerah lainnya yang sesuai dengan urusan pemerintah daerah sesuai  kewenagan yng dimiliki, contohnya pengelolaan sampah berbasis digital, pertanian pintar (smart farming). Dan masih byak inovasi lainnya 

Inovasi daerah ini berasal dari pemerintah daerah baik itu inisiatif inovasi yang berasal dari bupati, anggota DPRD maupan apataur sipil negara, perangkat daerah dan anggota masyarakat di daerah tersebut. Dengan inovasi daerah ini dapat mendorong dan menjadikan Indonesia menjadi negara maju dikarenakan berbagai inovasi baik dan bermanfaat, ditambah potensi sumber daya alam di Indonesia juga sangat mendukung

Kalau merasa artikel ini bermanfaat, yuk share ke teman dan keluarga, supaya kita bisa sama-sama tau! Jangan lupa juga untuk follow blog ini agar nggak ketinggalan artikel lainnya! Semoga bermanfaat yaa... Trimakasih



Komentar

Postingan Populer