Cari Blog Ini
Blog pribadi Al Intan Rizki Maharani yang menyajikan catatan akademik, wawasan hukum, serta refleksi kehidupan dengan pendekatan edukatif dan bertanggung jawab. Memuat pembahasan berbagai isu hukum, termasuk hukum perdata, hukum bisnis, hukum pemerintahan, hukum administrasi negara, hukum pidana, dan hukum keluarga, yang disajikan dalam bentuk tulisan populer dan opini hukum untuk mendorong pemikiran kritis dan pembelajaran berkelanjutan.
Unggulan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Apa Itu GDPK? Ini Fungsi dan Perannya dalam Pembangunan Penduduk
GDPK (Grand design pembangunan kependudukan) merupakan dokumen strategis jangka panjang yang disusun untuk mengarahkan pembangunan kependudukan secara terintegrasi sistematis dan berkelanjutan, dalam mendukung pembangunan nasional, yang biasanya di rancang 25 tahunan dan dijabarkan dalam rencana 5 tahun serta tahunan. Dasar hukum dari GBDK (grand design pembangunan kependudukan) ini, berdasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 153 Tahun 2014 tentang Grand Design Pembangunan Kependudukan. GBDK ini disusun dalam tingkat nasional untuk merumuskan arah kebijakan secara keseluruhan nasional sedangkan jika pada tingkat daerah yakni provinsi, kabupaten/kota untuk menjabarkan GBDK nasional dalam konteks lokal dengan menyesuaikan keadaan daerah. Pelaksanaan BGDK didukung oleh tim koordinasi yang ditetapkan oleh kepala daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tujuan grand design dibuat ialah untuk mengendalikan laju pertumbahan penduduk, mewujudkan kualitas penduduk yang tinggi meningkatkan pembangunan berwawasan kependudukan menciptakan keseimbangan antara kuantitas dan kualitas penduduk, Meningkatkan daya saing bangsa melalui pembangunan SDM (sumber daya manusia)
GBDK memiki 5 pilar Berdasarkan BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) yaitu :
1. Pengendalian Kuantitas Penduduk contohnya : Penurunan angka kelahiran, Pengendalian migrasi, dan Penurunan angka perkawinan anak
2. Peningkatan Kualitas Penduduk contohnya : Akses pendidikan dan kesehatan, Penurunan stunting dan Keluarga berkualitas
3. Pembangunan Keluarga contohnya : Keluarga berketahanan, Kesejahteraan keluarga dan Pengasuhan anak
4. Penataan Persebaran dan Mobilitas Penduduk contohnya: Mengurangi ketimpangan persebaran, Transmigrasi dan urbanisasi terarah
5. Administrasi Kependudukan dan Data Kependudukan contohnya : Pemutakhiran data kependudukan, Integrasi sistem informasi kependudukan
Kalau kamu merasa artikel ini bermanfaat, yuk share ke teman dan keluarga, supaya kita bisa sama-sama tau! Jangan lupa juga untuk follow blog ini agar kamu nggak ketinggalan artikel lainnya! Semoga bermanfaat yaa... TrimakasihPostingan Populer
Aturan Cuti bagi Kepala Desa dan Perangkat Desa: Apa yang Perlu Diketahui
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Kenapa Persatuan Bisa Jadi Penentu Masa Depan Indonesia?
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Posting Komentar